Psikoterapi

Minggu Pertama Psikoterapi yang lahir pada pertengahan dan akhir abad yang lalu, dilihat secara etimologis mempunyai arti sederhana yakni psyche yang artinya jiwa. Sedangkan therapy dari bahasa Yunani yang berarti “merawat”, atau “mengasuh”, sehingga psikoterapi artinya “perawatan terhadap aspek kejiwaan “. Dalam Oxford English Dictionary, perkataan psychotherapy tidak tercantum, tetapi ada perkataan psychotherapeutic yang diartikan sebagai perawatan terhadap sesuatu penyakit dengan mempergunakan teknik psikologis untuk melakukan intervensi psikis ( Gunarsa, 2007 ). Freud, Adler, Rogres, dan para pakar teori kepribadian menganggap bahwa psikoterapi adalah menurunkan kecemasan dan menghilangkan perasaan bersalah. Namun berbeda dengan para pakar kepribadian, Rollo May beranggapan bahwa psikoterapi adalah membuat manusia menjadi manusiawi. Berikut ini mengenai tujuan Psikoterapi secara khusus dari beberapa metode dan teknik psikoterapi yang banyak peminatnya ( Gunarsa, 2007 ), antara lain;

a. Tujuan psikoterapi dengan pendekatan psikodinamika menurut Ivey, et al adalah membuat sesuatu yang tidak sadar menjadi sesuatu yang disadari. Rekonstruksi dilakukan terhadap kejadian-kejadian yang sudah lewat dan menyusun sintesis yang baru dari konflik-konflik yang lama.

b. Tujan psikoterapi dengan pendekatan pendekatan psikoanalisis menurut Corey dirumuskan sebagai membuat sesuatu yang tidak sadar menjadi sesuatu yang disadari. Membantu klien dalam menghidupkan kembali pengalaman-pengalaman yang sudah lewat dan berkerja melalui konflik-konflik yang ditekan melalui pemahaman intelektual.

Masserman ( Maulany, 1994) telah melaporkan tujuh “parameter pengaruh” dasar yang mencakup unsur-unsur pada semua jenis psikoterapi. Dalam hal ini termasuk :

a. Peran sosial (“martabat”) psikoterapis

b. Hubungan ( persekutuan terapeutik )

c. Hak

d. Retrospeksi

e. Re-edukasi

f. Rehabilitas

g. Resosialisasi

h. Rekapitulasi

Refrensi :

Feist, J. & Feist, G.,J. Teori Kepribadian, Edisi 7 Buku 2. Sjahputri, S.,P. Jakarta : Salemba Humanika

Gunarsa, S,.D. 2007. Konseling dan Psikoterapi. Jakarta: PT BPK Gunung Mulia

Guze, B., Richeimer, S., & Siegel, Daniel J. 1994. Buku Saku Psikoatri. Maulany, R., F. Jakarta: Kedokteran EGC. Terjemahan dari: The Handbook of Psychiatry

Iklan

TUGAS PERTEMUAN TERAKHIR

KOMUNIKASI DALAM MANAJEMEN

A.Definisi Komunikasi

Secara umum kata komunikasi berhasil dari bahasa Latin yaitu communication yang artinya pemberitahuan atau pertukaran pikiran. Dalam suatu proses komunikasi haruslah terdapat unsur-unsur kesamaan makna agar terjadi pertukaran pikiran antara komunikator (penyebar pesan) dan komunikan (penerima pesan).

Adapun beberapa definisi mengenai komunikasi menurut para ahli ( Suprapto, 2009):

Menurut Laswel: Komunikasi adalah proses yang menggambarkan siapa mengatakan apa denga cara apa, kepada siapa dengan efek apa

Menurut Carl I. Hovland: Komunikasi adalah proses dimana seseorang individu atau komunikator mengopekan stimulant biasanya dengan lambing bahasa (verbal dan non-verbal) untuk mengubah tingkah laku oranng lain.

Menurut Theodorson dan Thedorson: Komunikasi adalah penyebaran informasi ide sebagi sikap atau emosi dari seseorang kepada orang lain terutama melalui simbol-simbol.

Menurut Edwin Emery: Komunikasi adalah seni menyampaikan informasi, ide dan sikap seseorang terhadapt orang lain.

B.Proses Komunikasi

Proses komunikasi dapat diartikan sebagai ‘transfer informasi ata pesan dari pengirim pesan sebagai komuikator kepada peerima pesan sebagai komunikan. Dalam proses komunikasi tersebut bertujuan untuk mencapai saling pengertian (mutual understanding) antara dua pihak yang terlebit dalam proses komunikasi . Dalam proses komunikasi, komunikator mengirimkan pesan/informasi kepada komunikan sebagai sasaran komunikasi.

C.Hambatan Komunikasi 

Segala sesuatu yang menghambat kelancaran dalam berkomunikasi disebut sebagai noise. Kata noise dipinjam dari istilah ilmu kelistrikan yang mengakibatkan ketida lancaran . Percetakan huruf yang saling bertindihan di dalam surat kabar akan menjadi hambatan bagi pembacanya untuk mendapatkan informasi. Kata-kata yang diucapkan tidak terlalu tepat oleh penyiar akan mengganggu komunikasi dengan pendengarnya. Pengguna kata asing yang sukar dimengerti tentu merupakan dalam hambatan komunikasi.

Disamping itu ada pula hambatan yang berasal dari beberapa hal, seperti saluran komunikasi pada radio yang diakibatkan pada gelombang radio sehingga mengakibatkan kurang jelasnya isi siaran diterima oleh pendengar, perbedaan persepsi antara kominkator dengan komunikan, sikap definsi yang ditimbulkan melalui sikap saay berkomunikasi, dan lain-lain.

D.Definisi Komunikasi Interpersonal 

Komunikasi interpersonal adalah komunikasi yang terjadi dengan sedikitnya dua orang atau dalam kelompok kecil terutama dalam bentuk tatap muka. Komunikasi interpersonal yang sehat memungkina penyelesaian masalah, berbagai ide, pengambilan keputusan, dan pertumbuhan personal.

PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN 

A.Definisi Pelatihan

Pelatihan adalah upaya pembelajaran, yang diselangarakan oleh organisasi untuk memunuh keputusan atau mencapai tujuan organisasi. Pelatihan dianggap berhasil apabila dapat membawa kenyatan atau performansi sumber daya manusia yang terlibat dalam organisasi kepada kenyataan yang diinginkan oleh penyelenggara organisasi

Beberapa definisi pelatihan menurut para tokoh :

Menurut Georgen F. Kneller: Pelatihan adalah suatu proses penyampaian dan pemilikan keterampilan pengetahuan dan nilai-nilai dan hasil dari proses tersebut yaitu pengetahuan dan pengalaman yg di peroleh dari pelatihan. Pelatihan adalah kegiatan profesi yang membutuhkan pengalaman khusus dan pengakuan.

Menurut Johnson: Pelatihan adalah suatu kegiatan yang disengaja untuk memecahkan suatu masalah SDM dan masalah yang dihadapai lembaga dalam upaya meningkatkan produktivitas.

B.Tujuan dan Sasaran Pelatihan dan Pengembangan

Tujuan dari pelatihan adalah untuk mengajarkan sejumlah keterampilan, pengetahuan, dan sikap yang dibutuhkan karyawan untuk meningkatkan kemampuan dalam menjalankan pekerjaannya dengan pengembangan yang bertujuan untuk pada penyiapan seorang karyawan untuk menghadapi tantangan-tantangan yang baru dan lebih besar dari tantangan-tantangan sebelumnya.

Sasaran yang ingin dicapai dalam pelatihan dan pengembangan adalah menghasilkan karyawan yang mampu menghadapi setiap tantangan yang akan datang.

C.Perbedaan Pelatihan dan Pengembangan

Pelatihan dan pengembagan memiliki sebuah arti yang sama yaitu untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan kemampuan. Tetapi dilihat dari tujuan sebenarnya pelatihan dan pengembangan dapat dibedakan. Dimana pelatihan lebih ditekankan pada peningkatan kemampuan untuk melakukan perkerjaan yang spesifik pada saat itu, dan pengembangan lebih ditekankan pada peningkatan pengetahuan untuk melakukan pekerjaan pada masa yang akan datang.

D.Faktor Psikologi dalam Pelatihan dan Pengembangan

Dalam kenyataan sehari-hari banyak faktor psikologi dalam pelatihan dan pengembangan dan sering kali sulit untuk diselesaikan. Menurut Doler Yoder  ( dalam ) agar pelatihan dan pengembangan dapat berhasil dengan baik, faktor-faktor yang diperhatikan antara lain ; Individual Differences, Relation to jobs analysis, Motivasi, Active partiscipation, Selection of trainee.

E.Teknik dan Metode Penelitian 

Program pelatihan dan pengembangan dirancang untuk meningkatkan prestasi kerja, mengurangi absensi dan perputaran, serta memperbaiki kepuasan kerja.

1. Metode praktis (on the job training)

2.Teknik presntasi informasi dan metode dan metode simulasi (off the job training)

Dalam pemilihan teknik tertentu untuk digunakan pada program pelatihan dan pengembangan, ada beberapa trade offs. Berarti tidak ada satu teknik yang selalu baik. Metode tergantung pada sejauh mana suatu teknik memenuhi faktor seperti ; efektivitas biaya,isi program yang dikehendaki,kelayakan fasilitas, dan lain-lain.

Metode latihan yang paling banyak digunakan adalah on the job. Dimana karyawan dilatih tentang pekerjaab baru langsung dengan seseorang pelatih yang sudah berpengalaman. Teknik yang bisa digunakan antara lain; Rotasi jabatan, Latihan intruksi pekerjaan, Magang, Coaching, Penguasaan sementara.

Teknik off the job dengan pendekatan karyawan perserta latihan menerima reprenstasi tiruan suatu aspek organisasi dan diminta untuk menanggapinya seperti dalam keadaan sebenernya. Metode yang biasa digunakan antara lain; studi kasus, kluiah, studi sendiri, program komputer, komperensi, presentasi.

Sumber:

Hariandja, M., T., E.2007.Manajemen Sumber Daya Manusia.Jakarta:PT. Grasindo

Pelatihan Pengembangan Sumber Daya Manusia, diakses pada tanggal 12/01/2015 di http://eprints.binadarma.ac.id/1592/1/PSIKOLOGI%20INDUSTRI%20MATERI%202.pdf.

Suprapto, Tommy.2009.Pengantar Teori dan Manajemen Komunikasi.Jakarta:MedPress

Tim Pengembangan Ilmu Pendidikan.2007.Ilmu dan Aplikasi Pendidikan.Bandung:PT.IMTIMA

Uripni, C.,L., Sujianto, U., Indrawati, T.2003. Komunikasi Kebidanan.Jakarta:Kedokteran EGC

Wati, Y.2013.Psikologi Industri.diakses pada tanggal 12/01/2015 di http://www.scribd.com/doc/127739688/Psikologi-Industri#scribd

Yusanto, M., I., dan Widjajakusuma, M., K.2002.Menggagas Bisnis Islami.Jakarta:Gema Insani Press

TUGAS PERTEMUAN II

PENGORGANISASIAN STRUKTUR MANAJEMENT

A. Definisi Pengorganisasian : 

Pengorganisasian dapat didefinisikan sebagai proses penyesuaian struktur organisasi dengan tujuan sumber daya dan lingkungannya.

Pengorganisasian bisa juga diartikan sebagai keseluruahn proses pengelompokan orang-orang, alat-alat, tugas, tanggung jawab, dan wewenang sedemikian rupa sehingga tercipta suatu kesatuan yang dapat digerakan dalam angka mencapai tujuan.

B. Pengorganisasian sebagai Fungsi Manajement

Hal-hal yang perlu diketahui dalam fungsi pengorganisasian adalah ;

1). Adanya pendelegasi wewenang dari manajement puncak kepada manajement pelaksanaan.

2). Adanya pembagian tugas yang jelas

3). Memiliki manajer puncak yang profesional untuk mengkoordinasikan seluruh kegiatan.

ACTUATING DALAM MANAJEMENT

A. Definisi Actuating :

Pelaksanaan atau tindakan adalah suatu fungsi management untuk mengerakan orang-orang agar berkerja sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan.

B. Pentingnya Actuating :

Banyak orang yang mengambil kesimpulan bahwa fungsi management pelaksana merupakn fungsi yang paling penting karena berhubungan dengan sumber daya manusia 

C. Prinsip Actuating

MENGENDALIKAN FUNGSI MANAJEMENT

A. Definisi Controlling

Pengedalian merupakan bagian dari kerja manajement dalam suatu organisasi. Proses controlling akan berjalan dengan mudah, lancar, dan sesuai dengan sasaran jika sudah ada standar kinerjanya.

Richard Hodgetts mendefinisikan proses pengendalian adalah cara yang dipergunakan dalam bisnis untuk mengevaluasikan perencanaan dan pelaksanaan.

B. Langkah-langkah dalam Control

Berbicara mengenai proses controlling, Hodgetts menyebutkan tiga langkah-langkah dasar dalam control, yaitu ;

1). Membuat Standar

Peristiwa atau kriteria apa yang dapat memberikan bukti yang menujukan bahwa pekerjaan telah diselesaikan sesuai dengan tingkatan kepuasan yang diinginkan.

2). Membandingkan kinerja 

Informasi apa saja yang dibutuhkan untuk membandingkan kinerja aktual dengan standar yang ditetapkan.

3). Perbaikan terhadap penyimpangan yang muncul.

Bagaimana kinerja aktual diukur dengan standar yang menghasilkan perbedaan.

C. Control sebagai Fungsi Manajement

Secara umum, tujuan atau dari pegwasan adalah memastikan pekerjaan sesuai dengan rencana, menegah adanya kesalahan, menciptakan kondisi agar karyawan bertanggung jawab dalam melaksanankan pekerjaan, mengadakan koreksi terhadap kegagalan yang timbul dan memberi jalan keluar atas suatu kesalahan.

MOTIVASI

A. Definisi Motivasi

Allport meyakinkan bahwa kebanyakan orang termotivasi oleh dorongan yang dirasakan  daripada kejadian-kejasian yang terjadi pada masa lalu, serta menyadari apa yang mereka lakukan dan mempunyai pengetahuan atas alasan mengapa mereka melakukannya.

Motivasi berasal dari kata ” MOTIF ” yang sering diartikan sebagai dorongan-dorongan yang merupakan gerakan jiwa dan jasmani untuk bebuat, sehingga motif tersebut merupakan driving force yang menggerakan manusia untuk bertingkah laku dan didalam perbuatan itu mempunyai tujuan.

B. Definisi Motivasi Kerja

Suatu yang menimbulkan semangat atau dorongan kerja. Oleh sebab itu motivasi kerja dalam Psikologi Industri Organisasi juga disebut pendorong semangat kerja.

C. Teori-teori Motivasi

Teori-teori motivasi telah diklasifikasi dalam Teori yang bersifat umum dan Teori yang Bersifat Khusus

1. Teori yang Bersifat Umum

a). Teori Sifat : Motivasi kerja yang terjadi karena sifat bawaan

b). Teori Pengalaman :  Motivasi dibentuk oleh lingkungan sekitar, sehingga memotivasi orang dalam berkerja tergantung dari lingkungan yang membentuknya.

c). Teori Proses :  Motivasi terasimiliasi dari kondisi motivasi terasimiliasi dari kondisi-kondisi sekitar, dimana perilaku termotivasi oleh kondisi sekitar.

d.). Teori Isi Motivasi  : Berfokus faktor-faktor atau kebutuhan dalam diri seseorang untuk menimbulkan semangat, mengarahkan, mempertahankan, dan menghentikan perilaku.

2). Teori yang Bersifat Khusus

a). Teori Kebutuhan : Dari motivasi kerja berdasakan pendapat orang melakukan usahadalam perilaku yang memungkinkannya untuk mengisi kekurangan yang ada dalam hidupnya.

1. Need Hierrarchy Theory ( Abraham Maslow )

2. Two Factor Theory ( Herzberg )

      3. ERG ( Exsitence, Relatedness, Growth ) ( Aldelfer )

b). Teori Kognitif : Dari motivasi kerja tidak menyangkal bahwa orang memiliki kebutuhan, tetapi konsep pendorong yang implisit dalam teori kebutuhan digantikan oleh elemen kognitif. Dalam proses pengambilan keeputusan yang rumit untuk mempertimbangkan altrnatif, biaya, manfaat dan kemungkinan pencapaian yang diingkan menjadi hal yang penting.

KEPUASAN KERJA

A. Definisi Kepuasan Kerja

Kepuasan kerja merupakan penilaian atau cerminan dari persaan pekerja terhadap pekerjaannya. Hal ini tampak dalam sikap positif pekerja terhadap pekerjaannya dan segala sesuatu yang dihadapi lingungan kerja.

B. Aspek-aspek Kepuasan Kerja

Gibson (1995) menyatakan bahwa kepuasan kerja dipengaruhi oleh Upah, Pekerjaan, Promosi, Penyelia, dan Rekan kerja

Wexley dan Yukl (1992) merekapa berpendapat bahwa kepuasan kerja dipengaruhi Upah, Pekerjaan, Pengawasan, Teman kerja, Materi Pekerjaan, Jaminan Kerja, dan Promosi.

C. Faktor-faktor penentuan Kepuasan Kerja

Untuk mengetahui faktor apa saja yang mempengaruhi kepuasan kerja dapat digunakan Job Descriptive Index yang menurut Luthans ( 1995 ) ada lima, yaitu;

1). Pembayaran, seperti Upah atau Gaji

2). Pekerjaan itu sendiri

3). Promosi Pekerjaan

4). Kepenyeliaan ( Supervisi )

5).Rekan Sekerja.

Ref :

Azizy, Qodri, A., 2006.CHANGE MANAGEMENT dalam Reformasi Birokrasi.Jakarta:Gramedia.http://books.google.co.id/books?id=c5HM_NfKiBMC&pg=PA121&dq=actuating+dalam+manajemen&hl=en&sa=X&ei=yANAVM-bC9HooASL2YLICQ&redir_esc=y#v=onepage&q=actuating%20dalam%20manajemen&f=false.17/10/2014

Feist, Jess & Feist J. Gregory. 2010.Buku 2 Teori Kepribadian Edisi 7. Jakarta:Salemba Humanika

file:///C:/Users/USER/Downloads/pio_123_slide_motivasi_kerja.pdf

Herujitu,M. Yayat.2001.DASAR-DASAR MANAJEMENT.http://books.google.co.id/books?id=5a6qKl5NpHQC&pg=PA110&dq=pengorganisasian+MANAJEMENT&hl=id&sa=X&ei=Kno-VOaVPM7loASKnYL4Bg&redir_esc=y#v=onepage&q=pengorganisasian%20MANAJEMENT&f=false.15/10/2014

S.Alam. 2007.EKONOMI 3. Jakarta: Erlangga

Shalahuddin, AM.2009.KEPUASAN KERJA ( Job Satisfaction )https://www.scribd.com/doc/17000839/Kepuasan-Kerja.17/10/2014

Umar, Husein.1997.Riset Sumber Daya Manusia dalam Organisasi.Jakarta:Gramedia Pustaka Utama.http://books.google.co.id/booksid=MRTUS9tkWj4C&pg=PA36&dq=kepuasan+kerja&hl=en&sa=X&ei=MXhAVJLMG6THiwLOkYCQDw&redir_esc=y#v=onepage&q=kepuasan%20kerja&f=false.17?10/2014

TUGAS PERTEMUAN 1

I. Manajement

Apa itu Manajement ?..

Manajemen adalah proses perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan, dan pengendalian kegiatan anggota organisasi lainnya untuk mencapai tujuan organisasi yang telah ditetapkan.

Manajemen sebagai suatu proses, melihat bagaimana cara orang untuk mencapai suatu tujuan yang telah ditetapkan terlebih dahulu.

Pengertian Manajemen menurut :

1. Encylopedia of The Social Science, yaitu suatu proses dimana pelaksanaan suatu tujuan tertentu dilaksanakan dan diawasi.

2. Haiman, yaitu fungsi untuk mencapai suatu tujuan melalui keiatan orang lain, mengawasi usaha yang dilakukan individu untuk mencapai tujuan.

3. Georgy R. Terry, yaitu cara pencapaian tujuan yang telah ditentukan terlebih dahulu dengan melalui kegiatan orang lain.

Sebutkan Jenis-jenis Manajement ?..

1. Manajement Lini : Manajement tingkat pertama, tingkatan yang paling rendah dalam suatu organisasi diaman seseorang bertanggung jawab atas pekerjaan orang laon.

2. Manajement Menengah : Mencakup lebih dari satu tingkatan didalam organisasi. Mengarahkan kegiatan manager lain, juga mengarahkan kegiatan yang melaksanakan kebijaksanaan organisasi.

3. Manajement Puncak :Terdiri atas kelompok yang relatif kecil, yang bertanggung jawab atas manajemen keseluruhan dari organisasi. Mereka menetapkan kebijaksanaan operasional dan membimbing hubungan organisasi dengan lingkungannya.

Apakah Psikologi Manajement ?..

Ilmu tentang bagaimana mengatur/me-manage sumber daya yang ada untuk memenuhi kebutuhan.

Tujuan Psikologi Manajement ?..

Dengan ditemukan dan dikembangkan ilmu psiokologi diketahui bahwa unsur SDM ternyata merupakan yang terpenting.

 Pasalnya ilmu psikologi yang memang berpusat pada manusia, mampu mengintervensi berbagai faktor internal manusia seperti motivasi, sikap kerja, keterampilan, dan lain-laindengan berbagai macam teknik dan metode, sehingga bisa dicapai kinerja SDM yang setinggi-tingginya untuk produktivitas perusahaan.

II. Kepemimpinan

Apa itu Kepemimpinan ?..

Dalam bahasa inggris pemimpian disebut leader . Akar katanya to lead . Dalam kata itu terkandung beberapa arti yang saling erat berhubungan : bergerak lebih awal, berjalan didepan, mengambil langkah pertama, berbuat paling dulu, memelopori, mengarahkan pikiran-pendapat-tindakan orang lain, membimbing, menuntun, mengerakkan orang lain.

Teori Kepemimpinan ?..

Terdapat 2 teori kepemipinan antara lain :

1.  Teori Watak dan Sifat ( Trait Theory ) : Teori ini menekankan keberhasilan organisasi pada diri pemimpin. Studi tentang kepemimpinan ddidasarkan pada karakteristik kepemimpinan.

2. Teori Perilaku ( Behavioral Theory ) :  Teori yang didasari pada studi perilaku hubungan pemimpina dengan individu, kelompok, dan orrganisasi.

III. Perencanaan ( Planning )

Apa yang dimaksud Perencanaan ?..

Menurut Newman : Planning is deciding in advance what is to be done.

Menurut A. Allen : Planning is the determination of a course of action to achieve a desired result.

Pada dasarnya yang dimaksud dengan perencanaan yaitu memberi jawaban atas pertanyaan-pertanyaan yang berkaitan dengan 5W+1H ( What, Where, When, Why , dan How ). Jadi perencanaan yaitu fungsi seorang manajer yang berhubungan dengan pemilihan dari perkumpulan kegiatan-kegiatan dan pemutusan tujuan, kebijaksanaa serta program yang dilakukan.

Manfaat Perencanaan ?..

1. Memperkirakan perkerjaan yang akan dilakukan pada saat yang akan datang.

2. Menentukan tujuan akhir yang akan dicapai dari apa yang telah direncanakan.

3. Membuat jadwal pekerjaan sehingga dapat diselesaikan tepat pada waktunya

4. Penyusunan anggaran untuk mengalikasikan sumber yang ada atas dasar efisiensi dan efektifitas.

5. Menentukan cara yang tepat dalam penyelenggaraan pekerjaan didalam rangka.

6. Menafsirkan kebijakan yang akan diambil agar terjamin dalam keselarasan.

Jenis-Jenis Perencanaan dalam Organisasi ?..

Dalams etiap organisasi mempunyai perencana sendiri yang berbeda satu sama lain. Hal yang membedakan dikarenakan :

1. Perbedaan dalam bentuk organisasi dan misi yang akan dicapai dalam mewujudkan tujuannya.

2. Dalam organisasi yang sama diperlukan perencanaan yang berbeda karena perbedaan waktu pelaksanaannya.

3. Setiap manajer mempunyai gaya kepemimpinan sendiri-sendiri sehingga perencanaan yang diambil juga berbeda-beda.

Berdasarkan luas cakupan masalah yang dihadapi oleh manajer, maka perencanaan digolokan dalam 3 jenis, yaitu :

1. Rencana Global ( Global Plan ) : Yang berisi tentang penentuan tujuan suatu organisasi secara meneyluruh. Tujuan global ini dapat dipandang sebagai misi sutau organisasi.

2. Rencana Strategik ( Strategic Plan ) : Termaksud dari bagaian reencana global yang lebih terpencil. Dimana dengan menyusun kerangka kerja yang akan dilakukan untuk mencapai rencana global, dimensi waktunya adalah jangka panjang.

Ref :

S, Alam.2007.EKONOMI 3.Jakarta:Erlangga

Indriyawati.PSIKOLOGI MANAJEMEN.http://indryawati.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/folder/0.4/06-10-2014.

Leavitt, J., Harlod.1978.PSIKOLOGI MANAJEMENEdisi 4. diterjemahkan oleh Zarkasi, Dra. Musluchah.Jakarta:Erlangga.

Mukhyi, Abdul, Mohammad, dan Saputro, Hadi, Iman.1991.PENGANTAR MANAJEMEN UMUM ( UNTUK STIE ).Depok:Gunadarma

TEORI KEPEMIMPINAN.http://file.upi.edu/Direktori/FIP/JUR._ADMINISTRASI_PENDIDIKAN/197205282005011-NUR_AEDI/4-25/diklat_indramayu/kepemimpinan_dalam_organisasi.pdf.10/10/2014

Sepucuk Surat dari Iblis untuk Mu

Assalamualaikum Wr. Wb.

 

Hari ini saya hanya ingin mensharekan sebuah tautan yang dibuat disalah satu akun dijejaring sosial tentang Sepucuk Surat dari Iblis untuk Mu..

 

———————————————————————————————————————

 

.. SURAT DARI IBLIS LAKNATULLAH UNTUKMU ..

 

Aku melihatmu kemarin saat engkau memulai aktifitas harianmu

Kau bangun tanpa sujud mengerjakan subuhmu..

Bahkan kemudian, kau juga tidak mengucapkan ” Bismillah ” sebelum memulai santapanmu, juga tidak sempat mengerjakan shalat Isya sebelum berangkat ketempat tidurmu..

Kau benar-benar orang yang bersyukur. Aku menyukaimu…

Aku tak dapat mengungkapkan betapa senangnya aku melihatmu tidak merubah cara hidupmu.

Hai Sayang, Kamu milikku

Ingat, kau dan aku sudah bertahun-tahun bersama, dan aku masih belum bisa benar-benar mencintaimu.

Malahan aku masih membencimu, karena aku benci Allah…

Aku hanya menggunakanmu untuk membalas dendamku kepada Allah…

Dia sudah mencampakan aku dari surga, dan aku akan tetap memanfaatkanmu sepanjang masa untuk membalasnya…

Kau lihat, ALLAH MENYAYANGIMU, dan dia masih memiliki rencana-rencana untuk mu dihari depan…

Tapi kau telah menyerahkan hidupmu padaku, dan aku akan membuat kehidupanmu seperti neraka…

Sehinga kita bisa bersama dua kali dan ini akan menyakitkan hati ALLAH…

Aku benar-benar berterima kasih padamu, karena aku sudah menunjukkan kepada NYA siapa yang menjadi pengatur dalam hidupmu dalam masa-masa yang kita jalani…

Kita nonton film porno bersama, memaki orang, mencuri, berbohong, munafik, makan sekenyang-kenyangnya, guyonan jorok, bergosip, menghakimi orang, menghujat orang dari belakang, tidak hormat pada orang tua…

Tidak menghargai Masjid,  berperilaku buruk…

TENTUNYA kau tak ingin meninggalkan ini begitu saja.

Ayolah, Hai Sayang, kita terbakar bersama, selamanya…

Aku masih memiliki rencana hangat untuk kita…

Ini hanya merupakan surat penghargaanku untukmu…

Aku ingin mengucapkan ‘TERIMA KASIH’ karena sudah mengizinkanku memanfaatkan hampir semua masa hidupmu…

Kamu memang sangat mudah dibodohi, aku mentertawakanmu…

Saat kau tergoda berbuat dosa kamu menghadiahkan tawa…

Dosa sudah mulai mewarnai hidupmu…

Kamu sudah 20 tahun lebih tua, dan sekarang aku perlu darah muda…

Jadi, pergi dan lanjutkanlah mengajarkan orang-orang muda bagaimana berbuat dosa..

Yang perlu kau lakukan adalah berzina, mabuk-mabukan, berbohong, berjudi, bergosip, dan hiduplah se-egois mungkin…

Lakukan semua ini didepan anak-anak dan mereka akan menirunya…

Begitulah anak-anak…

Baiklah aku persilahkan kau bergerak sekarang.

Aku akan kembali beberapa detik lagi untuk menggoda mu lagi…

Jika kau cukup cerdas, kau akan lari sembunyi dan bertaubat atas dosa-dosamu…

Dan hidup untuk Allah dengan sisa umurmu yang tinggal sedikit…

Memperingati orang bukan tabiatku. tapi diusiamu sekarang dan tetap melakukan dosa, sepertinya memang agak aneh…

Jangan salah sangka, aku masih tetap membencimu

Hanya saja kau harus menjadi orang tolol yang lebih baik dimata ALLAH…

*Catatan : Jika kau benar-benar menyayangiku, kau tak akan membagi surat ini dengan siapapun…

 

………………………………………………………………………………………………………………………………..

Naudzubillah..

Semoga setelah membaca surat ini, kita bisa mengambil hikmahnya, dan  menjadikan kita sebagai umat muslim yang lebih baik dari sebelumnya. Sehingga kita terhindar dari yang namanya siksa Api Neraka.. Insya Allah..

 

KESEHATAN MENTAL ( ALLPORT )

 

Gordon Allport, lahir di Montezum, Indiana 11 Maret 1897. Dia merupakan seorang psikologi yang merah gelar dokter psikologi pada tahun 1922 di Harvard. Ia menghabiskan kariernya untuk mengembangkan teori, mengkaji persoalan-persoalan sosial, seperti prasangka, kecurigaan, komunal serata mengembangkan test kepribadian. Diusia 69 tahun, di Cambridge, Massachuestts tanggal 9 Oktober 1967 akhirnya Allport menutup mata untuk selamanya

Teori Allport

Menurutnya, salah satu yang paling memotivasi manusia adalah kecenderungan untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan biologisnya. Kecenderungan ini disebut pemfungsian oportunistik yang bersifat reaktif, beorientasi masa lalu dan biologis. Sekalipun demikian, Allport menganggap pemfungsian oportunistik tidak terlalu penting dalam pemahaman manusia, justru kebanyakan perilaku manusia dimotivasi oleh seseuatu yang lain yang berfungsi rangaka espresi diri. Misalnya apa yang dilakukan kita saat ini dalam kehidupan, merupakan demi menujukkan siapa diri kita.

Dalam memilih suatu konsep diri, Allport memakai dua pendekatan yaitu fenomenologi dan fungsional. Dimana fenomenologis merupakan sebagaimana yang dialami sehari-hari yakni yang terdiri dari berbagai aspek yang essensial atau lawan dari aspek yang insidental dan aksidental, hangat, dan sentral. Sedangkan fungsional merupakan hal-hal yang muncul dalam perkembangan seseorang dalam usia-usia tertentu

Menurut Allport, jika seseorang memiliki proprium yang berkembang dengan baik dan memiliki disposisi yang adaptif ( keunikan individu dengan individu lainnya ), berarti ia telah mencapai tahap ” Kedewasaan Psikologis ” dalam artian orang yang kesehatan mentalnya terjaga.

Ciri-Ciri Kepribadain Mental yang Matang menurut Allport

1. Ekstensisense of Self, yaitu merupana kemampuan beradaptasi dengan lingkungan baru dan mampu merancang masa depan.

2. Memiliki hubungan yang hangat dengan keluarga atau teman dekat maupun hubungan dengan orang lain.

a. Kapasitas Intim adalah suatu hubungan hangat terhadap orang yang dicintai, seperti orang tua dengan anak, adik dengan       kakak atau hubungan antar teman.

b. Kapasitas Compassion yang merupakan suatu perasaan terharu dengan orang lain yang menjadi ciri kehidupan manusia. 

3. Mampu mengatasi emosi yang berlebihan, yang dimana mampu untuk mengontrol diri dalam melakukan suatu tindakan.

4. Pandangan realistis, keahlian dan penugasan, kemampuan untuk memandang orang lain, objek, dan situasi kapasitas dan minta dalam penyelesaian masalah, memikirkan keahlian dalam penyelesaian tugas yang dipilih, mengatasi pelbagai persoalan tanpa naik, mengasihani diri atau tingkah laku lain yang merusak.

5. Objektifikasi diri insight dimana kemampuan diri untuk objektif memahami tentang diri dan orang lain. Sedangkan objektifikasi humor bukan hanya menikmati atau tertawa, namun juga mampu menghubungkan secara positif pada saat yang sama pada keganjilan dan absurditas diri dan orang lain.

6. Filsafat hidup adalah latar belakang yang mendasari semua yang di kerjakannya yang memberikan tujuan dan arti

7. Untuk memahami orang dewasa kita membutuhkan suatu gambaran dan tujuan aspirasinya. Karna tidak semua orang dewasa memiliki kedewasaan yang matang. Bisa saja seseorang melakukan sesuatu hal tanpa tahu yang dilakukannya.

 

Sumber : 

http://id.wikipedia.org/wiki/Gordon_Allport.19/04/2014

Administrator.2011.Ciri-ciri Pribadi yang Sehat menurut Allport.http://loko.000space.com/berita-127-ciriciri-pribadi-yang-sehat-menurut-alport.html#.U1H9m1WSynw

Tanda-tanda Kematangan Seksual : Sperma dan Haid

Tanda utama dari kematangan seksual pada anak laki-laki adalah produksi sperma. Ejakulasi pertama, spermarche, atau bisa disebut “ mimpi basah pertama kali “, terjadi rata-rata pada usia 13 tahun. Seorang ank laki-laki dapat bangun tidur dan mendapati tempat tidurnya basah atau keras atau kering di sprei – hasil dari nocturnal emission, terkadang berkaitan dengan mimpi eortis.

Tanda utama kematangan seksual pada anak perempuan adalah haid, luruhnya jaringan dari dinding rahim “ rahasia manis “. Haid pertama menarche, terjadi relatif lambat dalam tahap perkembangan perempuan; waktu normalnya dapat bervariasi dari usia 10 sampai 16 tahun. Sejalan dengan tren sekuler yang telah disebutkan sebelumnya, usia rata-rata anak perempuan di AS saat mengalami menarche sebelum tahun 1900 adalah lebih dari 14 tahun, tapi pada tahuun 1900-an adalah usia 12 tahun. Rata-rata anaak perempuan kulit hitam mengalami haid pertama setelah ulang tahun ke-12 dan anak perempuan kulit putih sekitar sekitar enam bulan kemudian.

Kombinasi dan pengaruh genetik, fisik, emosional, dan lingkungan dapat mempengaruhi waktu munculnya menarche. Saat usia anak perempuan mendapatkan haid pertama cenderung mendekati usia ibu mereka saat mendapatkan haid pertama. Anak perempuan dengan tubuh yang lebih besar dan mereka yang payudaranya lebih berkembang cenderung mendapatkan lebih awal. Gizi adalah faktor yang menentukan. Olah raga berat seperti atletik komperatitif, dapat menunda menarche .

Efek psikologi dari waktu pubertas dan kematangan seksual tergantung pada bagaimana remaja dan orang-orang didunia sekitar mereka mengartikan perubahan yang menyertainya. Efek dari kematangan yang berlangsung dini atau terlamabat akan dipandang negatif saat remaja jauh berkembang atau jauh ertinggal dibandingkan teman seusianya; saat mereka tidak melihat perubahan tersebut mengantungkan dan saat beberapa kejadian yang membuat stres terjadi disaat yang sama.